Selasa, 07 Januari 2020

Memiliki Prinsip Untuk Menaati Aturan Lalu Lintas




Pelanggaran Rambu Lalu Lintas



Perkenalkan nama saya Galih Abimanyu, saya salah satu taruna tingkat II dari PKTJ ( Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ). PKTJ adalah perguruan tinggi kedinasan yang diselanggarakan oleh Kementrian Perhubungan Republik Indonesia. Perguruam tinggi ini didirikan pada 14 Mei 1971 dengan nama Balai Diklat Trans Jaya.
Saya sebagai salah satu insan perhubungan yaitu taruna yeng bersekolah dibidang keselamatan, saya sangat tertarik ingin mengusut  topik permasalahan lalu lintas yang ada di Indonesia, khususnya transportasi darat yang menyangkut faktor keselamatan.
Pada blog kali ini saya akan membahas tentang prinsip untuk menaati peraturan lalu lintas yang ada. Karena banyak masyarakat yang mengeluh tentang kondisi lalu lintas yang macet dan sebagainya, dan kebanyakan dari mereka yang tidak sadar pasti akan langsung menyalahkan kinerja pemerintah atau dinas perhubungan setempat.
Disini saya akan menjelaskan, ketertiban lalu lintas merupakan keadaan lalu lintas yang berlangsung secara teratur sesuai dengan hak dan kewajiban setiap pengguna jalan. Masalah ketertiban berlalu lintas dijalan raya menjadi tanggung jawab bersama , bukan hanya pihak kepolisian atau pemerintah setempat tetapi seluruh pengguna jalan. Hal ini mungkin akan mengurangi tingginya angka kecelakaan dijalan raya, banyak peraturan kecil yang seharusnya kita patuhi malah kita langar, seperti menorobos lampu merah atau menerobos lampu pelican crossing. Kenapa sih hal – hal kecil seperti ini sangat penting ? Peraturan – peraturan kecil yang kita sepelekan atau yang tidak kita anggap malah menjadi sesuatu yang penting. Mungkin hal – hal kecil seperti ini kalau tidak diperhatikan bakal menjadi masalah yang besar. Bagaimana mungkin kita bisa taat aturan besar, jika kita tidak bisa mentaati aturan yang kecil. Karena menurut saya segala sesuatu itu dimulai dari hal yang kecil. Tidak mungkin kita bisa melakukan hal besar  jika kita tidak bisa melakukan hal – hal kecil. Masyarakat Indonesia juga kebanyakan memiliki mindset seperti ini “ toh dia aja melanggar, kenapa aku nggak bisa?”, saya mohon jangan berpikiran seperti itu lagi. Kalau misalnya kita semua punya pemikiran demikian, sampai kapanpun tidak akan ada yang taat aturan, kita harus mempunyai prinsip untuk tidak melakukan pelanggaran. Karena mayoritas masyarakat Indonesia tidak taat aturan, maka yang taat aturan akan menjadi kesal dan mungkin akhirnya jadi tidak taat jika kita tidak punya prinsip yang kuat. Hal seperti ini harus kita ubah, maka kita harus menaati aturan. Jika kita semua menaati aturan, maka yang tidak taat akan merasa malu dan akan menaati aturan juga. Karena sebagus apapun pemerintah atau berapa banyakpun peraturan yang ada, jika kita tidak menaati itu semua akan percuma. Keberhasilan suatu pemerintah atau peraturan tersebut sangat bergantung kepada perilaku dari masyarakatnya. Itu semua berawal dari kita…….


Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa berkunjung kembali 😊

Instagram : @gaabimanyu_

14 komentar:

  1. Bener juga ; kadang kita suka "kebawa" sama hal hal yang kurang baik dari lingkungan kita. Padahal semua bisa dirubah untuk jadi lebih baik lagi, dimulai dari diri sendiri. Good job bro, keep it up !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maka dari itu, sekarang kita sebagai generasi muda harus mengubah mindset seperti itu. Terimakasih atas tanggapannya

      Hapus
  2. wah bener banget nih, kadang kita sudah berusaha mematuhi aturan lalu lintas tapi malah ikutan celaka akibat orang lain yang melanggar. makanya saat berkendara tuh ga cuma butuh keahlian tetapi juga butuh kesadaran akan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas agar tidak mencelakakan diri sendiri juga orang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mulai dari sekarang kita harus saling mengingatkan akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas

      Hapus
  3. Sangat membantu! Terimakasih infonnya!

    BalasHapus
  4. Negara yang maju, diawali dari sumber daya manusia yang maju,
    The more people know the traffic rule, the less violation .

    Tulisan yg bagus, tetap berkarya salam literasi!

    BalasHapus
  5. Tulisan yang sangat membangun. berharap seluruh masyarakat yang membaca dapat menerapkannya saat berkendara. terus berkarya, sukses selalu!

    BalasHapus